You are here: Event Jadi Polantas Gadungan, Mahasiswa Diringkus Jatanras Polda Metro

Jadi Polantas Gadungan, Mahasiswa Diringkus Jatanras Polda Metro

Surel Cetak PDF
7641 readings

Kombes Argo Yuwono

PORTALKRIMINAL.COM - JAKARTA: Yosef Anugrah  (25), pria yang mengaku anggota Polantas dengan menilang-nilang warga di JLNT Kasablanka rupanya sudah tiga kali melakukan aksinya.  Setiap kali memalak pengendara, warga Tebet ini meminta uang Rp 50 ribu. Akibat perbuatannya tersebut, mahasiswa tersebut diringkus Subdit Jatanras Polda Metro Jaya.



Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan  pelaku menggunakan seragam/atribut anggota Polisi Lalu-Lintas dan menghentikan pengendara mobil yamg keluar dari Apartemen Sahid

"Langsung memotong masuk ke jalan layang non tol kasablanka dan menerima uang pungli," kata Argo di Polda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (16/7/2018).

Argo melanjutkan, walnya Joseh sekitar tanggal 12 juli 2018 sekitar pukul 17.00 menggunakan pakaian polisi lalu lintas lengkap dengan pangkat Brigadir.

Ia berdiri di jalan raya non tol Kasablanka dan seolah olah mengatur lalu lintas.

"Dia melihat ada pengendara mobil yang keluar dari apartement dan ingin langsung masuk ke jalan raya non tol kasablanka tersebut. Melihat hal tersebut terlapor langsung memberhentikan dan menanyakan surat-surat kelengkapan pengemudi tersebut," ucap Argo.

Apabila tidak bisa menunjukkan surat-surat tersebut, Yosef kepada setiap mobil yang di berhentikan olehnya di mintai uang sejumlah Rp.50 ribu.

"Pristiwa tersebut dilakukan oleh terlapor berulang sebanyak 3 kali di jam yang sama sekitar pukul 17.00 wib sampai dengan pukul 18.00 WIB," sebut Argo.

"Terlapor melakukan aksinya pada hari Kamis tanggal 12 Juli 2018 mendapatkan uang jiun sebesar Rp. 170 ribu, Jumat (13/7) Rp 150 ribu dan keesokan harinya Rp 200 ribu," tambah Argo yang mengenakan pakaian dinasnya ini.


Atas perbuatannya, Yosef yang ditangkap Minggu (15/7) pagi ini dijerat dengan pasal 378 KUHP dengan ancaman kurungan diatas lima tahun penjara. (han)




Berita Terkait: