Selasa, 07 September 2010
21:29 Jambret, Dua Siswa SMK Dikeroyok Massa PDF Cetak E-mail
Rabu, 10 Maret 2010 21:29

PORTALKRIMINAL.COM -SURABAYA : Dua siswa salah satu SMK di Surabaya berprofesi sebagai jambret jalanan yang biasa melakukan aksinya di wilayah Surabaya Selatan. Aksi dua pelajar tersebut akhirnya terhenti ketika massa yang menggeroyok mereka berdua dan menyerahkannya ke Polsek Tegalsari Surabaya, Rabu (10/3/2010).

Dua pelajar tersebut bernama Fani Maulana Ibrahim (18) dan Satria Ardi Saputra (20).Keduanya warga Jalan Wonokromo masjid dan letak rumah mereka berdua bertetangga.

Menurut Kapolres Surabaya Selatan AKBP Bahagia Dachi, dari pengakuan keduanya sudah 13 kali melakukan aksi penjambretan di wilayah Surabaya Selatan.

”Biasanya yang menjadi korban adalah pengendara kendaraan yang selalu membawa tasnya disamping atau digantung disepeda motor. Yang menjadi joki yaitu Satria sedangkan eksekutornya Fani," ujarnya.

Lanjut Dachi, tertangkapnya para pelaku yaitu ketika mereka beraksi dikawasan jalan Urip Sumoharjo dengan nama korban Siti Fatimah (40) warga jalanTambak Grising Surabaya.

”Saat itu korban melawan saat tasnya dirampas oleh Fani. Dia berusaha memegang erat tasnya meski dia terjatuh dari sepeda motornya. Setelah terjatuh dari sepeda motornya meski berhasil mempertahankan tasnya, korban mengejar pelaku dengan sepeda motornya.  Merasa berhasil menjatuhkan penjambret, korban berteriak hingga akhirnya kedua pemuda ini ditangkap massa.” kata Dachi. (has)

 


Berita Terkait:


PORTAL FOTO


JAKARTA, 6/9 - PENUMPANG LIAR. Puluhan penumpang duduk di atas gerbong sebuah KRL yang melintas di Stasiun Gambir, Jakarta, Senin (6/9)..(ant)
KARO, 6/9 - AMATI GUNUNG SINABUNG. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (kanan) didampingi Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Surono (kiri) mengamati Gunung Sinabung dengan lensa khusus di Kabupaten Karo, Sumut, Senin (6/9).(ant)
JAKARTA, 6/9- PENGAMANAN TERMINAL. Polisi berjaga-jaga di depan Terminal Pulogadung, Jakarta, Senin ( 6/9). Pengamanan tersebut dalam rangka mengantisipasi situasi sejalan dengan peningkatan jumlah calon penumpang di terminal tersebut menjelang Idul Fitri.(ant)