|
PORTALKRIMINAL.COM - BOGOR : Sindikat spesialis copet asal Jombang Jawa Timur menyerbu Bogor. Dengan menggunakan mobil sewaan bertarif Rp 400 ribu/hari, mereka menyebar di Kota Bogor.
Sasaran kelompok beranggotan 10 orang ini, adalah tempat keramaian dan masjid atau tempat pengajian. Desak-desakan warga, lalu dimanfaatkan pelaku untuk melakukan aksinya.
Demikian pengakuan Haerul Anwar 34, satu dari 10 komplotan copet asal Jombang yang ditangkap petugas Polsek Bogor Selatan saat melakukan aksinya di Empang, Kamis (11/3) siang.
Pelaku memanfaatkan kerumunan massa dengan mencopet HP dan dompet warga Cijeruk yang mengikuti muludan di kawasan Arab tersebut. Berntung pelaku tidak di massa, karena petugas langsung sigap dan mengamankannya saat korban berteriak copet.
Petugas mengaku, tidak bisa membedakan massa, mengingat pelaku sendiri memakai baju koko berkopiah putih.
Korban copet, Ny Irmayanti 38, menuturkan, saat itu ia bersama puluhan rekannya turun dari mobil carteran hendak memasuki aula masjid untuk mengikuti muludan. Namun karena di pintu masuk sudah berjubel manusia, mereka lalu terhenti langkahnya dalamkerumunan tersebut.
Disaat lagi antre, tiba-tiba korban merasa tasnya seperti ditarik. “Begitu saya lihat ke belakang, ternyata pria yang berdiri di belakang saya berpakain serba putih sudah memegang HP saya. Langsung saja saya teriak copet. Belasan petugas yang berjaga, langsung mengamankan pelaku,” kata Irmayanti.
Pelaku saat ditanya mengatakan, ia bersama sembilan rekannya asal Jombang sengaja dating ke Bogor dengan tujuan melakukan aksi copet. Mobil Suzuki Elp Nopol W 7741 AC warba hijau, diakui tersangka, merupakan mobil sewaan bertarif Rp 400 ribu/harinya.
Mobil yang disewa dengan sopirnya ini, rencananya akan digunakan selama satu minggu. Tersangka menambahkan, rencana mereka, seusai di Bogor, mereka akan bergerak menuju Gedung Gasibu Bandung untuk tujuan yang sama.
“Kami akan ke Bandung, karena akan ada acara dengan melibatkan massa yang banyak di Gasibu. Kami 10 orang berangkat dari Jombang. Sekarang kami langi berpencar. Saya disini. Saya nggak tahu, rekan saya yang lain dimana,” paparnya.
Kanit Reskrim Polsek Bogor Selatan, Iptu Bambang Gunardi mengungkapkan, pengakuan tersangka, langsung dikembangkan pihaknya dengan menyebar guna mencari sembilan rekannya.
“Pelaku sekarang kami tahan bersama barang bukti mobil guna penyilidikan lebih lanjut. Ini modus baru yang dipakai pelaku dengan berpakaian rapi, layaknya orang yang hendak mengikuti pengajian atau acara sejenisnya,” tandas Bambang. (dio)
|