Selasa, 07 September 2010
21:02 Gelapkan Uang Perusahaan, Sales Cantik Meringkuk di Sel Tahanan PDF Cetak E-mail
Kamis, 11 Maret 2010 21:02

PPORTALKRIMINAL.COM - SURABAYA : Punya wajah cantik dan gaji besar bukan jaminan untuk bisa melakukan perbuatan yang baik. Hal inilah yang tercermin pada diri Muasana(35) warga jalan Gunung Anyar Surabaya yang sehari-harinya bekerja sebagai sales jamu.

Meski, oleh pemilik perusahaan dia digaji relatif tinggi,  namun Muasanah masih saja tega menggelapkan uang perusahaan tempatnya dia bekerja.  Akibatnya dia kini meringkuk di sel Mapolsek Pabean Cantikan Surabaya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Kamis (11/3/2010).

Menurut Kanitreskrim Polse Pabean Cantikan, Iptu, Mudjiono, tersangka sudah bekerja diperusahaan jamu selama 4 tahun. “Meski sudah empat tahun bekerja dia mulai menggelapkan uang perusahaannya sejak 6 bulan lalu. Dia tidak pernah menyetorkan uang tagihannya yang setiap bulannya sampai Rp. 6 juta hingga Rp. 8 juta hingga total keseluruhan uang perusahaan yang digelapkan dia sampai Rp.80 juta," ujar Mudjiono.

Aksi pelaku terungkap, kata Mudjiono, ketika pihak perusahaan melakukan audit keuangan perusahaan.”Oleh perusahaannya dia dilaporkan ke kami sehingga kami melakukan penangkapan terhadap yang bersangkutan," ujarnya/

Akibat perbuatannya kami menjerat pelaku dengan pasal 374 KUHP dan pasal 378 KUHP tentang penipuan dan penggelapan dengan sanksi pidana 5 tahun penjara” terangnya. (has)

 


Berita Terkait:


PORTAL FOTO


JAKARTA, 6/9 - PENUMPANG LIAR. Puluhan penumpang duduk di atas gerbong sebuah KRL yang melintas di Stasiun Gambir, Jakarta, Senin (6/9)..(ant)
KARO, 6/9 - AMATI GUNUNG SINABUNG. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (kanan) didampingi Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Surono (kiri) mengamati Gunung Sinabung dengan lensa khusus di Kabupaten Karo, Sumut, Senin (6/9).(ant)
JAKARTA, 6/9- PENGAMANAN TERMINAL. Polisi berjaga-jaga di depan Terminal Pulogadung, Jakarta, Senin ( 6/9). Pengamanan tersebut dalam rangka mengantisipasi situasi sejalan dengan peningkatan jumlah calon penumpang di terminal tersebut menjelang Idul Fitri.(ant)