|
PORTALKRIMINAL.COM - JAKARTA : Mukiyem,50 tahun, seorang pembantu rumah tangga (PRT) asal Bogor ditemukan tewas tergantung di kamar rumah majikannya, Nyoman, di Blok M9 no 19 RT 2/6, Kelurahan Rangkapan Jaya, Pancoranmas Depok, Kamis (18/3/2010). Hingga saat ini belum diketahui motif dari aksi bunuh diri tersebut.
Korban diduga mengakhiri hidupnya dengan menggantung dirinya pakai kain sarung di dalam kamar tidurnya pada bagian depan rumah sang majikan yang bercat hijau.
Terungkapnya peristiwa tersebut bermula saat Nyoman dan keluarganya hendak keluar rumah. Saat akan pergi, istri Nyoman memanggil-manggil korban untuk minta dibuatkan sarapan. "Saya panggil ibu-ibu, anak saya juga panggil nenek-nenek, tapi tidak ada jawaban," ujarnya ketika ditemui rumahnya.
Merasa curiga, dia kemudian membuka pintu kamar korban. Begitu terbuka, korban ditemukan telah terbujur kaku, dengan posisi tergantung, di dalam kamar. "Melihat korban anak saya langsung berteriak histeris," imbuhnya.
Mendengar jeritan sang anak, Nyoman kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke suaminya, yang kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke polisi. Setengah jam kemudian, aparat Polsek Pancoranmas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Sementara Kapolsek Pancoranmas, AKP Ana Rohana, mengatakan hasil olah TKP ada dugaan sementara korban tewas karena bunuh diri. Pasalnya, dari pemeriksaan sementara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.
"Untuk memastikannya harus menunggu hasil otopsi. Dari tanda – tanda awal sepertinya murni gantung diri, lidahnya menjulur keluar dan dari duburnya keluar kotoran," ujar Ana seraya mengatakan saat ini ia masih menyelidiki motif di balik aksi gantung diri korban. "Kita masih memeriksa saksi dan menunggu kedatangan keluarganya dari Bogor, untuk menyelidiki motifnya," tandasnya. (is)
|